Archive for December, 2007

Book: Colloquial Japanese

Tuesday, December 25th, 2007 by Agro Rachmatullah

Colloquial Japanese by H. D. B. Clarke and Motoko Hamamura

One of the books I use to study Japanese is “Colloquial Japanese” by H. D. B. Clarke and Motoko Hamamura. I’m using the 1981 edition, but here’s the link to a newer one. It’s my cousin’s book that I’m currently borrowing.

The book aims to meet the needs of students “who require an overall understanding of spoken Japanese within a relatively short period”. It teaches the reader from the beginning, and the focus is on conversation, namely listening and speaking. The title of the book itself (i.e., colloquial) should already make this evident.

Every chapter starts with “benri na hyougen”, or useful expressions. Here’s a sample from the first chapter: (I use my own romanization, more about that later)

Japanese English
Ohayou gozaimasu. Good morning.
Oyasumi nasai. Good night (before retiring).

After that is “bunkei” or sentence patterns. This section contains short sentences that exhibit new grammars or materials which will be explained in the chapter. Here’s part of the first chapter’s:

Japanese English
Ikimasu. [I] go.
Ikimasen. [I] don’t go.

After that is “kaiwa” or conversations. The conversations are short yet numerous. Again, from the first chapter:

Japanese English
A: Tanaka san. A: Mr Tanaka!
B: Hai. B: Yes.
A: Owarimashita ka. A: Have you finished?
B: Hai, owarimashita. B: Yes, I have.
A: Jaa, kaerimashou ka. A: Well then, shall we go home?
B: Ee, sou shimashou B: Yes, let’s do that.

After that is the explanation and an excellent set of problems. Here are some sample problems from chapter 1:

A Change as indicated in brackets:
1 Wakarimasu. (negative) 2 Ikimasen. (past)…

B Substitute the word in brackets for the word in italics and wake other changes as the sense demands:
1 Ashita irasshaimasu ka. (kinou) 2 Kinou shimashita. (ato de)…

C Translate into English:
1 Ashita aimasu ka. 2 Ohayou gozaimasu. …

D Translate into Japanese:
1 He is coming tomorrow. 2 I didn’t see him yesterday. …

(If you have time, try to answer in the comment :) )

Some design decisions are due to the book’s focus on conversation. For example, the book doesn’t use any Japanese characters. Except for the table of kana in the appendix, that is. The book is also accompanied by a cassette which is very useful to practice your oh-so-hard listening.

The romanization is based on Hepburn so it shouldn’t be alien. What’s interesting is that vowel devoicing (e.g., “-masu” sounding as “-mas”) and pitch is marked. For example, 行きます is romanized as “ikimásψ” (that’s ‘a’ with an acute accent ´ and the Greek character psi is my lame substitute for a ‘u’ marked with an oblique line). It should be great for people that want to sound as accurate as possible. I’m not going to explain how to read the pitch mark since I myself don’t use it :), but rest assured it is explained in the book.

Me doing exercises on Colloquial Japanese

If there’s one feature that I have to give thumbs up, it’s going to be the exercise set. It is numerous and has answer keys. What I usually do is to answer the questions using Japanese characters, thereby practicing my character writing ability (photo above).

This book is orthodox in that it teaches you the polite form before the plain form. In other words, it sacrifices the more logical and understandable approach for politeness on the get go. I think that’s not how one should teach Japanese.

So here’s the sum up:

The Good:

  • Lots of exercises with the complete key.
  • Japanese and English on facing pages so you can play “read and guess the meaning” easily.
  • Audio cassette.

The Bad:

  • Starts with the polite form (e.g., 会います) instead of the plain form (e.g., 会う).

I’m currently on the 6th lesson of this book and plan to go through all 20 lessons. For those of you wondering whether to get this book to start their Japanese, I frankly don’t recommend it! It’s better to start studying from Tae Kim’s guide which progresses logically (e.g., from the plain form up) and is very understandable. It will give you a much better grasp at the language’s foundation, inner working, and way of thinking. After you have studied Tae Kim’s guide, by all means use this otherwise excellent book to reinforce what you have learned with its conversations, explanations, and exercises. The cassette audio is also great for practicing your listening.

The corruption of the last syllable containing the vowel ‘a’ on Indonesian

Sunday, December 23rd, 2007 by Agro Rachmatullah

In spoken Indonesian, the vocal ‘a’ on the last syllable of many words change into ‘e’. When this colloquial corruption exists, using the correct version sounds very very stiff and formal. Here are some examples:

teman -> temen (friend)
Temenmu tadi juga kuliah di UGM? - Does your friend (which we met earlier) also study in UGM?

But not preman -> premen (even though it has the same last syllable as the previous example)

dalam -> dalem (inside)
Bukunya ada di dalem tas yang kecil itu. - The book is inside that small bag.

malam -> malem (night)
Gimana kalo ngerjainnya nanti malem aja? - How about doing it later tonight?

But not salam -> salem

tanam -> tanem (to plant), also its derived word tanaman -> taneman (plant)
Tadi aku ngeliat taneman aneh lo di kuburan! - I found a weird plant on the cemetery, you know!

enam -> enem (six)
Aku udah nyoba enem kali tapi masih belum bisa menang juga. - I’ve tried six times but still couldn’t win.

But not senam -> senem

senang -> seneng (to like)
Aku nggak gitu seneng lagu ini. - I don’t really like this song.

But not renang -> reneng

simpan - simpen (to keep something in a place)
Simpen di tempat yang aman lo! - Make sure you keep it in a safe place!

But not depan -> depen

malas -> males (lazy)
Kalau kamu males-malesan, mana bisa lulus? - If you act lazy, how can you pass?

But not kelas -> keles

Most of the words that I could think of ends with -n, -m, or -ng (which in Japanese is all represented by ん). Can you find other examples?

It is OK to use the corrupted vocabulary presented here when talking to someone higher (e.g., teacher). However, it is not used in formal writing or speech.

Plastik sebagai alat makan

Saturday, December 15th, 2007 by Agro Rachmatullah

Di halaman Wikipedia tentang daftar peralatan makan, kita bisa menemukan sendok sampai sumpit. Walaupun begitu, ada satu alat makan yang biasa kugunakan namun tidak terdaftar di situ: plastik!

Plastik untuk makan

Plastik menggabungkan kenyamanan makan menggunakan tangan dengan kepraktisan tidak perlu mencuci tangan maupun alat makan. Cara mendapatkannya juga sangat mudah, tinggal meminta “plastik minum” ke penjual makanan setelah kita membayar.

Inilah tata cara makan menggunakan plastik:

Mengeluarkan isi plastik

Pertama, turn the plastic inside out. Bahasa Indonesianya, buatlah agar permukaan dalam plastik menjadi permukaan luar. Alasannya, ada kemungkinan permukaan luar aslinya telah terkontaminasi berbagai debu dan kuman. Permukaan dalam aslinya mestinya tidak pernah terekspos lingkungan luar sehingga lebih higienis.

Langkah ini belum tentu selalu berhasil dengan mudah. Kadangkala, kita mendapatkan plastik gagal alias permukaan dalamnya saling merekat. Terus saja menggesek-gesek sampai berhasil melepas rekatannya atau sampai bosan.

Memasukkan tangan ke plastik

Setelah itu, masukkan tangan kamu ke dalam plastiknya. Langkah ini juga belum tentu langsung berhasil, sebab kadang-kadang penjual makanan tidak punya stok plastik yang cukup besar. Kalau plastiknya terlalu kecil, coba saja regangkan sambil berharap plastiknya tidak robek.

Makan dengan plastik. Itadakimasu!

Setelah semua persiapan tadi, tinggal acara utamanya yaitu makan! Jangan lupa membuang sampahnya pada tempatnya.

Sebagai alat makan yang sekali pakai buang, sepertinya kelemahan satu-satunya alat makan ini adalah sampah yang dihasilkan. Ya, alat makan ini tidak ramah lingkungan! Di saat ada orang-orang tertentu yang membawa kantong sendiri untuk berbelanja di swalayan (untuk mengurangi jumlah penggunan plastik yang ujung-ujungnya menjadi sampah), makan menggunakan teknik ini rasanya sedikit bersalah. Baikkah menyebarkan meme (baca: mim) “plastik makan” ini di Internet?

Seberapa luaskah penggunaan alat ini? Seringkali, waktu aku minta plastik kepada pedagang yang baru kukenal pun, ada yang menjawab “Oh, buat makan ya?” Mungkin penggunaannya tidak sesedikit yang kuduga. Tapi selama ini, pengguna lain yang pernah kulihat hanyalah beberapa temanku, dan pasti saat makan bareng aku. Dengan kata lain, saat aku yang pergi beli makanan, mereka nitip plastik juga karena sebelumnya telah melihat aku menggunakannya. Misalnya saat makan malam YIC di perpus sebelum melanjutkan bertanding lagi, atau bersama teman lain saat sedang Wifi-an di kampus.

Kalau kamu belum pernah mencobanya, ayo coba sekali-kali…

Translation attempt: Haikara-san ga Tooru

Tuesday, December 11th, 2007 by Agro Rachmatullah

Konno Asami on Uta Doki! Pop Classics singing Haikara-san ga Tooru with Michishige Sayumi as MC

Haikara-san ga Tooru” is the theme song for a 1987 movie of the same name. I stumbled upon this song on Uta Doki! Pop Classics, a short regular TV show where Hello! Project members sing old songs requested by the viewers.

On Uta Doki! #301, this particular song was sung by Konno Asami with Michishige Sayumi as the MC and spontaneous uninvited dancer (see screenshot). A very nice and warm song (YouTube links: Original song by Minamino Yoko; Konno Asami version in Uta Doki!).

I present you below the kanji, romaji, and my translation. Corrections are welcomed. Sorry, no bahasa Indonesia because it is planned to be released as an MMIF (Morning Musume Indonesia Fansub) product for international consumption :).

Kanji:

曲名:はいからさんが通る/歌手:南野陽子

朝もやにけむってる 運命のわかれ道
あなたに出逢ってしまって
あやうい方へ 歩き出したの

木洩れ日が踊る日は 笑いころげたりして
曇った風が走る日は
心の奥がキュンと音をたてた

くちびるを重ねた数では
愛情をつなぎとめられない
知ってるけど…

凛凛しく恋してゆきたいんです 私
傷つくことに弱虫なんて 乙女がすたるもの
ややこしいかけひきは 苦手です私
晴れた空が好きです

ふれあう肌のぬくもりほど
さきゆきは 確かじゃないこと
知ってるけど…

たとえ涙の嵐がきたって平気
あなたとみた青空が 一番胸に輝くわ
別れてもまた出逢えば いいもの平気
前を向いてゆきます

うつむかずに 歩きたいの
あなたへの愛しさも
せつなさも まっすぐみつめて

凛凛しく恋してゆきたいんです 私
傷つくことに弱虫なんて 乙女がすたるもの
凛凛しく恋してゆきたいんです 私
晴れた空が好きです

Romaji:

Song: Haikara-san ga Tooru
Singer: Minamino Yoko

asamoya ni kemutteru unmei no wakare michi
anata ni deatteshimatte
ayaui hou e arukidashita no

komorebi ga odoru hi wa waraikorogetari shite
kumotta kaze ga hashiru hi wa
kokoro no oku ga kyunto oto o tateta

kuchibiru o kasaneta kazu de wa
kimochi o tsunagitomerarenai
shitteru kedo…

ririshiku koishiteyukitain desu watashi
kizutsuku koto ni yowamushi nante otome ga sutaru mono
yayakoshii kakehiki wa nigate desu watashi
hareta sora ga suki desu

fureau hada no nukumori hodo
sakiyuki wa tashika janai koto
shitteru kedo…

tatoe namida no arashi ga kitatte heiki
anata to mita aozora ga ichiban mune ni kagayaku wa
wakarete mo mata deaeba ii mono heiki
mae o muite yukimasu

utsumukazu ni arukitai no
anata e no itoshisa mo
setsunasa mo massugu mitsumete

ririshiku koishite yukitain desu watashi
kizutsuku koto ni yowamushi nante otome ga sutaru mono
ririshiku koishite yukitain desu watashi
hareta sora ga suki desu

English Translation:

Translated by agro1986 aka koushi

Here Comes Miss Stylish

The crossroad of fate shrouded in the morning mist
I met you by chance
And walked the path of risk

We laughed on the days when sun rays danced through the leaves
And on the days when the fog ran away
My heart sounded with joy

By our number of kisses
I wouldn’t be able to keep your feelings long
I know it, but…

I want to love you gallantly
Being afraid to get hurt would be a dishonor
I’m not good at making intricate plans
A clear sky is what I like

There is no certainty that our future
Will be as warm as our touching skin
I know it, but…

I don’t care if this will end in tears
The blue sky that I saw with you lit my heart the most
Even if we break up, I’ll be fine if we meet again
Move forward positively

I want to walk without hanging my head low
Please look honestly
At my love for you and my pain

I want to love you gallantly
Being afraid to get hurt would be a dishonor
I want to love you gallantly
A clear sky is what I like

Panduan Yahoo! Jisho: Kamus Jepang Inggris dengan Banyak Contoh Kalimat

Saturday, December 8th, 2007 by Agro Rachmatullah

Saat aku sedang terhubung ke Internet, Yahoo! Jisho adalah situs kamus Jepang-Inggris yang selalu kukunjungi. Banyaknya contoh kalimat untuk tiap makna yang berbeda membuat kamus ini sangat berguna saat aku menemui kata baru. Alamatnya ada di http://dic.yahoo.co.jp. Artikel ini akan memandu kamu menggunakan situs tersebut sebagai kamus Jepang-Inggris. (Situs tersebut juga bisa digunakan sebagai kamus lain, misalnya Jepang-Jepang.)

Kamus Jepang Inggris Yahoo!

Situsnya berbahasa Jepang, namun jangan panik karena panduan ini akan menjelaskan semua bagian pada form pencarian tersebut.

Nomor 1 merupakan kotak teks untuk menulis kata yang ingin dicari. Kalau kata yang ingin dicari tersebut bersumber dari halaman web atau sejenisnya, cukup dicopy-paste ke tempat ini. Sebagai contoh, kamu bisa mencoba kata-kata berikut: わたし, アイドル, 好き. Kotak tersebut menerima hiragana, katakana, maupun kanji dari suatu kata. Contohnya, untuk mencari kata “kirei” kamu bisa memberikan きれい, キレイ , maupun 奇麗. Tentu saja kita tidak bisa memasukkan romaji, karena bahasa Jepang memang tidaklah ditulis menggunakan romaji.

Bagaimana kalau kamu ingin menuliskan katanya sendiri, tetapi di komputer kamu tidak ada IME? Kunjungi saja http://agro1986.googlepages.com/ime.htm (Uhuk, uhuk, promosi…).

Gama Web-based Japanese Input Method Editor (IME) with Ajax!!!

Pada aplikasi web tersebut, klik tombol “Turn IME On” lalu mulailah mengetik suatu kata di kotak teksnya, misalnya “sugoi”. Katanya akan langsung dirubah menjadi hiragana (sugoiiii). Tekan Enter setelah selesai mengetik katanya, lalu copy-paste hasilnya ke kotak teks Yahoo! Jisho. (Tips: Sebelum menekan Enter, tekan F7 untuk merubahnya ke katakana.)

Berikutnya, nomor 2 adalah metode pencocokan kata. Pilihannya, dari atas ke bawah, adalah:

  1. で始まる (INPUT de hajimaru): Dimulai dengan masukan. Sebagai contoh, jika masukan adalah かみ (kami), maka selain kata tersebut, kata seperti かみなり (kaminari) juga akan dicari.
  2. に一致する (INPUT ni icchi suru): Cocok persis dengan masukan. Jika memberi かみ (kami), maka hanya kata tersebut yang akan dicari.
  3. を含む (INPUT o fukumu): Berisi masukan. Dengan kata lain, masukan bisa berada di awal, tengah, maupun akhir kata. Dengan masukan かみ (kami), maka selain kata tersebut, kata seperti かみなり (kaminari), おかみさん (okamisan), dan あかみ (akami) juga akan dicari.
  4. で終わる (INPUT de owaru): Diakhiri masukan. Sebagai contoh, jika masukan adalah かみ (kami), maka selain kata tersebut, kata seperti あかみ (akami) juga akan dicari.
  5. を解説に含む (INPUT o kaisetsu ni fukumu): Berisi masukan pada penjelasannya. Sebagi contoh, jika masukan adalah かみ (kami), maka あな (ana, “lubang”) akan menjadi salah satu hasil pencarian karena halaman penjelasannya berisi contoh kalimat 「おおかみの穴」 (ookami no ana).

Pada umumnya, yang aku gunakan adalah pilihan kedua dari atas (に一致する, cocok persis).

Nomor 3 di screenshot pertama adalah pilihan kamus. Dari kiri ke kanan, pilihannya adalah:

  1. 国語 (kokugo): Kamus Jepang-Jepang. Memberikan penjelasan yang sangat mendetil mengenai tiap kata… dalam bahasa Jepang.
  2. 類語 (ruigo): Kamus sinonim. Berguna untuk mencari alternatif kata yang tidak umum untuk membuat teman-teman kamu terkagum-kagum.
  3. 英和 (eiwa): Kamus Inggris-Jepang. Ingatlah untuk memberikan masukan berupa bahasa Inggris.
  4. 和英 (waei): Kamus Jepang-Inggris. Topik yang dibahas di panduan ini.
  5. すべての辞書 (subete no jisho): Cari di semua kamus.

Kalau kamu seperti aku, yang menggunakan kamus ini saat menemukan kata baru waktu membaca, maka kamu akan memilih pilihan keempat.

Terakhir, pilih tombol yang ditandai dengan 4 pada screenshot pertama yaitu 検索 (kensaku, cari). Inilah contoh suatu hasil pencarian:

Hasil pencarian Yahoo! Dictionary

Jangan kaget kalau sekali lagi tidak ada romaji. Ayo belajar huruf Jepang yang sebenarnya! Di balik rintangan berupa sistem penulisan yang indah tersebut, kamu akan menemukan kamus ini sebagai kamus yang kaya akan contoh kalimat dan sangat berguna sebagai teman membaca kamu.

Kalau kamu menuliskan kana (hiragana ataupun katakana) sebagai masukannya, seluruh kata dengan bunyi tersebut akan dicari. Sebagi contoh, kalau kamu melakukan pencarian persis terhadap kata きく, maka kamu akan mendapatkan mulai dari 菊 (bunga Krisantemum) sampai 聞く (mendengar, bertanya).

Di lain pihak, kalau kamu menuliskan kanji sebagai masukan, maka seluruh bacaannya akan diberikan. Sebagai contoh, kalau kamu memberikan 間, maka berbagai bacaannya mulai dari あいだ (aida) sampai ま (ma) akan diperoleh.

Untuk pencarian yang mengembalikan banyak hasil tersebut, kamu bisa berganti hasil pencarian melalui kotak pilihan yang terletak di sebelah kanan:

Alternatif hasil pencarian Kamus Yahoo!

Masih banyak yang bisa dibahas dari penggunaan Yahoo! Dictionary ini, namun aku harap panduan ini sudah cukup untuk membuat kamu tertarik untuk mulai menggunakan situs tersebut. Semoga berguna!

Bunting, HP Frenku itu…

Tuesday, December 4th, 2007 by Agro Rachmatullah

Waktu handphone pertamaku rusak, aku dibelikan Fren oleh bapakku. Inilah keadaanya saat ini:

HP Fren

Model HPnya Samsung sekian sekian dan menggunakan CDMA. Dilihat dari luar sepintas sih sepertinya tidak ada yang aneh. Tapi kalau dibuka:

Baterai HP Fren yang keluar dari tempatnya

Loh, kok baterainya njengking dari posisi normalnya? Inilah alasannya:

Baterai HP cembung

Kalau diperhatikan baik-baik, terlihat bahwa baterai HPnya cembung, seperti perut wanita hamil! Sial, aku memang sering meletakkan HPku di dekat HP-HP lain, tapi aku tidak menyangka hasilnya akan seperti ini. Ada yang lebih mengerikan lagi:

Baterai HP retak, siap meledak kapan saja

Salah satu sisinya retak, seperti telur yang akan menetas! Aduh, sudah berapa bulan ini ya…

OK, kita kembali serius karena ini masalah fatal. Ya, baterai ini sepertinya bisa meledak kapan saja kalau dibiarkan terus beroperasi! Kalau meraba baterainya langsung, kecembungannya benar-benar terasa besar dan mengerikan.

Memang baterai HP ini sudah cukup lama bermasalah. Terlalu gampang ngedrop! Tapi aku nggak pernah kepikiran kalau baterainya sampai menggembung seperti ini.

Beberapa waktu yang lalu, saat sedang makan di warung lesehan sama temanku, temanku itu membuka HPnya dengan alasan yang aku lupa. Aku juga ikut-ikutan membuka HPku, dan jreeeeng betapa kagetnya aku saat melihat baterai HPku seperti ini. Untung saja ketahuan waktu itu, soalnya kalau dibiarkan terus bisa-bisa aku jadi korbannya! Tahu kasus baterai-baterai laptop Sony meledak yang menyebabkan recall besar-besaran? Ngeri…

Sampai aku beli baterai baru, aku nggak akan nyalain HPku. Ah teknologi emang bikin pusing… Daripada capek mikirin HP, mending dengerin musik H!P dulu deh… (Pun, pun, pun… Apa ya bahasa Indonesianya?)