Indosiar melakukannya lagi: Virus SCA
Tuesday, May 15th, 2007 by Agro Rachmatullah
14 Mei 2007. Aku lapar, jadinya kumasak sebungkus mi instan rasa ayam bawang. Nyetel TV, eh… Kebeneran ada Ichi Rittoru no Namida di Indosiar.
Di episode ini, keluarga Aya berdoa di kuil. Di doa tahun baru itu, adik perempuan Aya yang terkecil memohon agar kakaknya cepat sembuh. Kali ini Aya sudah harus menggunakan kursi roda.
Walaupun menemui kesalahan penerjemahan di episode perdana, kali ini aku sama sekali nggak berniat mencari-cari kesalahan. Pokoknya ngisi perut, abis itu balik ke komputer lagi. Tapi…
Penyakit yang diderita Aya, Spinocerebellar ataxia (SCA), adalah penyakit genetik yang mempengaruhi cerebellum (bagian otak yang mengendalikan aktivitas otot). Kata kuncinya adalah ‘penyakit genetik‘, yang berarti bahwa ini penyakit keturunan.
Di episode ini, ada adegan seminar para dokter dan peneliti. Di versi Indosiar, sang pembicara mengatakan yang kurang lebihnya adalah ‘…penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mencegah menyebarnya virus penyakit ini’. Aduh! (Penyakit genetik disebabkan oleh (satu atau lebih) gen tertentu, bukannya virus)
Ah, masalah penerjemahan payah memang tidak ada habis-habisnya, mulai dari anak kuliahan yang ogah-ogahan nulis tugas sampai stasiun televisi besar seperti Indosiar… Aku kemarin nyoba ngirim e-mail ke Indosiar tentang kesalahan di episode pertama. Akankah direspon?
PS: Di One Liter of Tears dikatakan bahwa Aya mengidap Spinocerebellar degeneration (SCD). SCD adalah sebutan lama untuk SCA yang disebabkan gen autosom dominan. (kalau nyari ‘Spinocerebellar degeneration‘ di Wikipedia bahasa Inggris, kamu akan dibawa ke artikelnya ‘Spinocerebellar ataxia‘)